BPKS
DATANGKAN KAPAL PESIAR “KELAS KAKAP” KE SABANG
Gipsy - Aceh,
Kapal
Passenger berukuran Raksasa MV. Amadea akan singgahi Pelabuhan
BPKS Minggu (14/04), demikian Keterangan ini
disampaikan langsung oleh Agus Salim, Direktur Investasi BPKS kepada Gipsy di ruang kerjanya Jl. Panglima
Polem, Sabang Jumat (5/4).
Dalam rangka program wisata kerjasama BPKS dengan Dinas Parawisata Kota Sabang, Pelabuhan BPKS kembali akan disandari kapal ukuran raksasa MV. Amadea , padahal sebelumnya dua kapal pesiar yang tidak kalah besarnya dengan MV. Amadea yaitu, MV. Silver Wishper datang 12 Maret kemudian disusul MV.Seabourne Pride, sebuah kapal pesiar yang sempat dijadikan tempat syuting pembuatan film laris 'Speed' produk Hollywood, baru aja lego jangkar di pelabuhan BPKS Sabang pada 22 Maret 2013 lalu.
FAUZI HUSIN Kepala BPKS Sabang ketika ditemui Gipsy mengkonfirmasi akan kedatangan kapal mengatakan, kapal pesiar yang akan segera datang ke Sabang pada tanggal 14 April 2013 besok adalah MV. Amedea, dan jadwal kapal sebelum menuju ke Pelabuhan Sabang dari Puerto Princesa, Philippines, Langkawi dan selanjutnya singgah ke Pelabuhan Bebas Sabang, ujarnya.
Dalam rangka program wisata kerjasama BPKS dengan Dinas Parawisata Kota Sabang, Pelabuhan BPKS kembali akan disandari kapal ukuran raksasa MV. Amadea , padahal sebelumnya dua kapal pesiar yang tidak kalah besarnya dengan MV. Amadea yaitu, MV. Silver Wishper datang 12 Maret kemudian disusul MV.Seabourne Pride, sebuah kapal pesiar yang sempat dijadikan tempat syuting pembuatan film laris 'Speed' produk Hollywood, baru aja lego jangkar di pelabuhan BPKS Sabang pada 22 Maret 2013 lalu.
FAUZI HUSIN Kepala BPKS Sabang ketika ditemui Gipsy mengkonfirmasi akan kedatangan kapal mengatakan, kapal pesiar yang akan segera datang ke Sabang pada tanggal 14 April 2013 besok adalah MV. Amedea, dan jadwal kapal sebelum menuju ke Pelabuhan Sabang dari Puerto Princesa, Philippines, Langkawi dan selanjutnya singgah ke Pelabuhan Bebas Sabang, ujarnya.
Dikatakan, MV.
Amedea yang berkapasitas 500 penumpang dan ABK 350 orang itu akan singgah dan memboyong para turis dan pelancong berkantong
tebal dari berbagai
negara, rencananya tiba di pelabuhan Teluk
Sabang Minggu (14/04) jam
12.00 Wib
dan selanjutnya akan bertolak kembali jam 18.00
Wib menuju
ke Kolombo, kata Fauzi Husin.
BPKS sejauh ini sudah menyiapkan sistem kemamanan destinasi pelabuhan yang disebut ISPS code dan security service, baik dalam dan luar pelabuhan, kita bekerjasama dengan Port Security Committee (PSC) dan ini merupakan standar Internasional yang menjamin keamanan segala hal kedatangan kapal berbobot besar dan tamu internasional.
Selain itu, Fauzi Husin juga menambahkan, “ pihak BPKS juga sudah menyiapkan tempat untuk bazaar dan money changer di line 2 dalam Pelabuhan BPKS “.
BPKS sejauh ini sudah menyiapkan sistem kemamanan destinasi pelabuhan yang disebut ISPS code dan security service, baik dalam dan luar pelabuhan, kita bekerjasama dengan Port Security Committee (PSC) dan ini merupakan standar Internasional yang menjamin keamanan segala hal kedatangan kapal berbobot besar dan tamu internasional.
Selain itu, Fauzi Husin juga menambahkan, “ pihak BPKS juga sudah menyiapkan tempat untuk bazaar dan money changer di line 2 dalam Pelabuhan BPKS “.
Sementara
untuk event penyambutan sudah berkoordinasi dengan pihak Pemko Sabang yang akan
menyiapkan segala acara seremonial semacam tarian 'peumulia jamee' dan
pameran budaya lokal. Pemko dan BPKS juga akan mengarahkan turis yang turun
dari kapal untuk mengunjungi tempat-tempat destinasi wisata alam dan sejarah
Pulau Weh, ujar Fauzi.
Dengan kedatangan MV Amedea, maka dalam kurun waktu empat bulan dalam tahun 2013 ini, pihak BPKS sudah mendatangkan 3 kapal pesiar yang menurut Kepala BPKS Fauzi Husin yang didampingi oleh Agus Salim (Dir Investasi) dan fauzi Umar (Kabid Promosi) bahwa, kedatangan berbagai kapal pesiar dengan membawa ratusan turis tersebut adalah bagian dari upaya pihaknya yang bekerjasama dengan Pemko Sabang menjadikan Pulau Weh atau Sabang sebagai destinasi Wisata dunia yang wajib dikunjungi, pungkasnya.
Agus Salim menambahkan keterangannya, “ dengan kedatangan kapal ini maka masyarakat akan mendapat tambahan income dari penjualan industri kerajinan semacam handycraft, pendapatan dari transportasi baik becak maupun taxi, namun yang paling penting dari kunjungan kapal pesiar ini, masyarakat Sabang sudah mampu menyambut tamu asing layaknya masyarakat di daerah Bali namun di Sabang harus dikaitkan dengan tradisi nilai-nilai Islam itu sendiri," ujar Agus Salim yang menguasai ilmu kepelabuhan dari Belanda, Belgia dan Jerman.
(Tiopan. AP)
Foto :
Kepala BPKS Sabang Fauzi Husin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar